1. Perubahan Kurs
Melemahnya kurs dollar AS biasanya mendorong kenaikan harga emas dunia. Hal ini disebabkan karena para investor lebih memilih untuk menjual mata uang milik mereka dan kemudian membeli emas yang dinilai mampu melindungi nilai asset yang yang mereka miliki.
2. Situasi Politik
Apabila situasi Politik suatu negara semakin tidak menentu, umumnya akan memicu kenaikan harga emas,khususnya pada kondisi perang.
Seperti perang As dan sekutunya versus iraq pada tahun 2002 hingga awal 2003. Pada moment itu para pelaku pasar beralih investasi dari pasar uang dan pasar saham ke investasi emas,sehingga permintaan Emas melonjak tajam.
3. Supply and Demand
Semakin tinggi permintaan terhadap emas maka akan memicu kenaikan harga emas dunia,Begitu juga sebaliknya. Misal di pertengahan tahun 1998, dimana harga emas terus merosot. Saat itu bank-bank sentral di Eropa menyatakan akan mengurangi cadanngan emasnya sehububungan rencana pemberlakuannya mata uang Euro harga emas langsung anjlok disekitar 290 dollar per troy ounce.
4. Situasi Ekonomi Global
Situasi ekonomi yang tidak menentu dapat menimbulkan inflasi tinggi. Emas biasa digunakan sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi.
Korelasi emas dengan sektor moneter dan pasar keuangan ( financial market) juga didasari sifat harga emas yang tidak punya efek inflasi (zero i flation effect) ,dimana bila terjadi kenaikan harga maka harga emas akan cenderung meningkat.
Atas dasar hal tersebut , maka pada saat kondisi ekonomi memburuk atau terjadi ketidakpastian akan prospek perekonomian maka semua pihak akan cenderung memegang emas sebagai asset daripada bentuk aset lainya.
5. Suku Bunga
Ketika tingkat suku bunga naik,Aada usaha yang besar untuk menyimpan uang pada deposito ketimbang emas yang tidak menghasilkan bunga (non interest bearing) ,ini akan menimbulkan tekanan pada emas. Sebaliknya ketika Suku bunga turun,harga emas akan cenderung naik.
Kondisi dan faktor-faktor inilah yang akan menjadi acuan ketika kita berada di dalam pasar,dengan adanya 5 faktor ini dan korelasi nya. Investor dapat dengan mudah memutuskan kapan membeli dan kapan menjual ketika sudah melakukan investasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar